Selalu Dipersulit Untuk Bertemu Sang Anak, Five Vi Laporkan Mantan Suami Ke KPAI!

Posted on
Five Vi Bawa Kasus Anak Ke KPAI
Five Vi Bawa Kasus Anak Ke KPAI

Lintasartis.com – Kali ini ada kabar datang dari artis cantik Five Vi, kabarnya selama 14 tahun terakhir ini Five merasa dipersulit oleh sang mantan suaminya, yakni Iwan untuk dapat menemui putrinya sendiri. Artis cantik pemain dalam film “Terowongan Casablanca” itu pun mengakui bahwa dirinya sudah tak pernah bertemu lagi dengan sang putrid, yakni Bilqis selama satu tahun terakhir ini.

Pertamanya sih Five Vi mencoba untuk bersabar, tapi karena rasa rindunya kini Five Vi sudah tak mampu menahan kesabarannya lagi untuk dapat bertemu dengan sang buah hatinya. Artis cantik 37 tahun itu pun kini telah memutuskan untuk segera melaporkan perkaranya ini kepada KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia).

“Udah 1 tahun lamanya gak sama sekali, 2008 kita buat ikrar untuk berdamai. Mereka sering sekali berpindah tempat tinggal Malang – Jakarta serta anak juga dibawa. Anak pun tak boleh dibawa keluar rumah, ketemunya juga harus di ruang tamu dengan di damping orang ketiga. Gak boleh buat diajak keluar, saya juga tidak boleh telepon ataupun sms. Saya mikirnya ikhlasin aja, karena tidak ada titik temu. Mungkin saja anak saya butuh curhat sama ibunya, mungkin sebentar lagi yah. Anak saya juga tidak pernah bisa menerima perasaan tidur sama ibunya dan juga yang lainnya.” Tuturnya saat di temui di KPAI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa.

Five Vi di Persulit Temui Sang Anak
Five Vi di Persulit Temui Sang Anak

“Siang ini pun artis cantik Five Vi melaporkan kasus perkaranya ke KPAI terkai putusan pengadilan terhadap anaknya. KPAI sekarang lagi menganalisis mengenai terkait putusan yang ada. Pemyelesaiannya ini udah sangat lama, sekarang kita lagi cari jalan keluarnya. Lakukan asesmen, dia sudah besar pastinya ada proses yang harus di laluinya. Putusan buat kuasa asuh dan eksekusinya melalui proses yang agak sulit, ini akan menjadi tantangan bagi KPAI. Sekarang masih menarik jalan terbaik untuk anak.” Lanjut Henry Indraguna, pengacara Five Vi yang ikut menemaninya dalam melaporkan kasus ini.

Laporan dari Five Vi mendapat sambutan baik dari pihak KPAI. Adapun komisioner penanggung jawab bidang hak sipil dan partisipasi anak KPAI, yakni Rita Pranawati kemudian menjelaskan bagaimana perkara kasus ini akan dip roses.

“Akan di lakukan proses mediasi, asesmen anak, dan harapan sang anak. Di umur 14 tahun bukanlah waktu yang pendek melihat perkembangan sang anak. Pilihannya ya mediasi untuk saling berbagi hak asuh sang anak. Apapun putusannya, pengasuhan bersama tidak di tutup.” Lanjutnya.

Sekian info dari Five Vi ya guys, semoga artikel yang admin buat dapat bermanfaat ya guys. Terima kasih admin ucapkan kepada para pengunjung yang sudah mengunjungi situs kami.

 

Gravatar Image
Never Give Up

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *