Sajad Ukra Sebut Sang Mantan Istri Nikita Mirzani Tak Jujur Soal Kasus di Hotel Kempinski

Posted on
Sajad Ukra
Sajad Ukra

Lintasartis.com – Makin memanas nampaknya perseteruan antara artis cantik Nikita Mirzani dengan sang Mantan suaminya Sajad Ukra. Kali ini baik nikita maupun sajad masih berselisih tentang hak asuh anak. Keduanya menikah pada 11 oktober 2013 dan bercerai pada tanggal 16 Februari 2015 namun seetelah bercerai permaalahan diantara keduanya pun kian memanas sampai saat ini.

Saat di temui di salah satu cafe di jakarta sajad pun menceritakan bahwa dirinya senang berada di indonesia. Sajad menceritakan kisahnya saat pertama kali sampai di indonesia, berada di indonesia sejak tahun 2009 sajad sangat menganggumi budaya serta keindahan indonesia. Tiga tahun di indonesia sajad banyak mendapat bantuan dari rekan yang di temuinya, serta banyak juga orang yang bersimpati kepadanya. Ungkap sajad saat berada di Cafe Pelangi, Jakarta Selatan Pada Hari Minggu.

Sejak kelahiran sang anak pada 3 oktober 2014 silam sajad baru 4 kali bertemu dengan putrinya Azka Raqila Ukra, merasa sangat sulit bertemu dengan sang anak tercinta. Maka dari itu Sajad Ukra meminta bantuan kepada Kak Seto mengenai permasalahan yang sedang dia hadapi dengan sang mantan istrinya yakni Nikita Mirzani.

Sajad juga mengatakan bahwa dirinya sudah merencanakan hal ini sejak lama dan bukan rencana dadakan. Dari saya bercerai dengan Nikita saya akhirnya mengerti dan merubah strategi saya, ada banyak teman yang saya punya dari negara yang indah ini.yang dapat membantu saya pastinya akan mendapat hak saya dan yang paling penting adalah akan membantu anak saya untuk mendapatkan haknya. Saya sangat mencintai anak saya, tentunya anak saya berhak mendapatkan haknya serta dapat bertumbuh kembang dengan baik.

Sajad Ukra Saat Bersama Kak Seto
Sajad Ukra Saat Bersama Kak Seto

Sang mantan Suami dari nikita yakni Sajad ukra pun sempat menyinggung tentang insiden di hotel kempinski yang melibatkan Nikita Mirzani. Kemudian pada saat 10 Desember 2015 lalu dilakukan penelusuran kembali, Nikita dan Puty Revita pun diamankan polisi karena kasus prostitusi artis. Namun meski demikian dua mucikari yang berinisial F dan O yang menjadi tersangka dalam kasus prostitusi mengakui bahwa mereka tak mengenal Nikita sama sekali sehingga sang artis cantik bintang dari “COMIC 8” ini pun kemudian terlepas dari tuduhan yang menyeret namanya.

Sajad Ukra tak hanya membahas tentang insiden di Hotel Kempinski, Sajad Ukra juga menceritakan hal lain ketika sang mantan istri Nikita Mirzani harus di penjara. Artis Cantik Nikita Mirzani memang pernah mendekam di penjara Rutan Pondok Bambu dari Tanggal 14 Januari 2015 hingga 30 Maret 2015. Sang aktris cantik dan sexy ini harus mendekam di penjara selama 5 bulan lantaran terkena vonis dengan tuduhan penganiayaan kepada Beverly dan juga Olivia Maesandy.

Setelah Nikita Keluar dari penjara pada April 2015, kemudian Nikita menghubungi saya dan meminta uang. Saya sudah menunjukkan buktinya, semua ada di whatsapp. Saya juga menjelaskan kepada nikita bahwa saya bisa ketemu kamu kapan pun itu, saya pun akan memberikan uangnya secara tunai dengan pengacara saya sebagai seorang saksi dan saya minta tolong untuk membawa anak saya. Kemudian nikita menjawab tidak, saya tidak ingin bertemu dan tolong uangnya di transferin aja. Ungkapnya.

Saat itu Sajad Ukra tak ingin mentransfer uang nafkah kepada nikita. Alasan Sajad tak memilih menolaknya lantaran artis cantik nikita mirzani tidak jujur tentang nafkah yang di dapatkannya dari Sajad. Begitu juga berdasarkan putusan pengadilan nikita mengatakan bahwa saya tidak memberikan nafkah kepadanya. Tapi pengadilan melihat bukti yang telah saya berikan, dari saya menikah sampai bercerai masih saya memberikan nafkah kepada nikita. Ungkapnya.

Sekian info dari admin ya guys. Terima kasih admin ucapkan kepada pembaca yang sudah mengunjungi situs ini, semoga artikel yang admin buat bermanfaat bagi pembacanya.

 

Gravatar Image
Never Give Up

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *